Daftar | Login
Kamis, 21 Maret 2019 - 07:35 wib
Pilpres 2019

KH Maruf Amin: Mereka Ingin Ganti Sistem Negara melalui Kekerasan

Nashiruddin - SantriNews.com
KH Maruf Amin: Mereka Ingin Ganti Sistem Negara melalui KekerasanKH Ma'ruf Amin dan Joko Widodo (santrinews.com/istimewa)

Pangandaran – Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin menyatakan, perlunya menjadikan agama sebagai sistem pemersatu bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bukan sebaliknya menjadi alat penebar konflik dan pemecah belah bangsa.

“Makanya dakwah dan perilakunya harus layyinan atau penuh kelembutan, santun dalam berdakwah, berakhlak mulia,” kata Kiai Ma`ruf dalam acara Deklarasi Relawan Kiai-Santri (Kisan) dan Harlah Muslimat NU Kabupaten Pangandaran di Lapangan Grand Pangandaran, Kamis, 28 Februari 2019.

Baca juga: Jokowi Sengaja Difitnah Anti-Islam untuk Jatuhkan NU

Mustasyar PBNU itu mengajak Relawan Kisan, kaum ibu-ibu muslimat dan warga Kabupaten Pangandaran untuk tidak terbawa arus penyebaran fitnah, kabar bohong atau hoaks dan ujaran kebencian yang ditebarkan para penghasut di negara Indonesia.

“Kita jangan jadi ahli maki-maki. Mereka ingin mengubah negara ini melalui kekerasan, mereka ingin mengubah sistem negara ini dengan cara paksa, maka wajib kita menjaga negara ini dari rongrongan mereka,” katanya.

Baca juga: Buka Munas Alim Ulama, Jokowi Singgung Fitnah Pernikahan Sejenis dan Larangan Azan

Ia mengatakan, salah satu upaya dalam menjaga keutuhan NKRI di antaranya dengan menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Pemilihan presiden, kata dia, bukan perang, tetapi menjadi ajang memilih pemimpin bangsa, tanpa ada yang dikorbankan dalam bangsa ini.

“Ada yang bilang, pilpres ini sebagai perang badar. Bukan, pilpres ini sarana memilih pemimpin bangsa. Kita tidak mau mengorbankan keutuhan bangsa, kesatuan bangsa hanya karena pilpres. Kita ingin menang tanpa mengorbankan bangsa ini,” katanya.

Baca juga: Pak Jokowi, Presiden Populis dan Sangat Simpati

Kiai Ma`ruf Amin yang berpasangan dengan petahana Calon Presiden Indonesia Joko Widodo mengajak pendukungnya untuk senantiasa berdoa agar Indonesia makin maju dan tetap jaya.

Ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para kiai dan santri termasuk masyarakat Kabupaten Pangandaran yang telah memberikan dukungan dan bertekad menjaga NKRI.

“Hari ini diawali dengan istighasah untuk mendoakan bangsa ini agar tetap jaya dan NU telah bertekad NKRI harga mati,” pungkasnya. (shir/ant)

Tadzkirah

Kenaikan Beragama Seseorang Ditandai oleh Akhlaknya yang Baik – KH A Musthofa Bisri

-- Akhlak

Buku

Islam ala Amerika
Judul: Islam Amerika Penulis: Imam Feisal Abdul Rauf Penerbit: Bandung, Mizan Terbitan: Pertama, Desember 2013 Tebal: 351 halaman ISBN: 978-602-1210-01-7 Peresensi: M Kamil Akhyari ...