Daftar | Login
Rabu, 20 September 2017 - 17:55 wib

Usai Daftar Bacabub Tulungagung, Chusainuddin Dijamu Ayam Lodho

Redaksi - SantriNews.com
Usai Daftar Bacabub Tulungagung, Chusainuddin Dijamu Ayam LodhoChusainuddin menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon bupati Tulungagung kepada Ketua Desk Pilkada DPC PKB Tulungagung H Achmad Syafi'i (santrinews.com/ist)

Surabaya – Wakil Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur, Chusainuddin menunjukkan komitmennya maju sebagai kandidat Calon Bupati Tulungagung. Ia sudah mendaftar secara resmi sebagai calon kepala daerah dari PKB. Bahkan formulir pendaftaran sudah ia kembalikan, Sabtu, 2 September 2017, lalu.

Pengembalian formulir itu diterima langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB Tulungagung H Achmad Syafi’i dan disaksikan Ketua Fraksi PKB DPRD Tulungagung H Mohammad Munif serta Ketua DPC PKB Tulungagung H Adib Makarim.

“Saya sudah mendaftar di DPC PKB Tulungagung pada 15 Agustus. Dan sudah saya kembalikan formulir pendaftarannya. Insya Allah, ini ikhtiar politik saya memajukan Tulungagung, kampung halaman saya,” tuturnya saat dikonfirmasi, Ahad, 3 September 2017.

Pria yang 16 tahun menjadi ajudan Muhaimin Iskandar ini mengaku mendapat dukungan dari struktur PKB di Tulungagung. Mulai DPC, PAC sampai tingkat ranting. Restu dari Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar juga sudah ia kantongi.

Dia mengungkapkan, suasana akrab pun mewarnai proses pengembalian formulir.  Bahkan sebelum resmi mengembalikan formulir, anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan VI itu dijamu makan nasi ayam lodho khas Tulungagung bersama Ketua Dewan Syuro DPC PKB Tulungagung KH Abu Said, yang juga Ketua Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Tulungagung.

“Alhamdulillah, saya disambut baik dan penuh keakraban. Bahkan sebelum menyerahkan formulir, saya dijamu makan nasi ayam lodho yang nikmat sekali. Semoga ini pertanda baik untuk langkah saya di pilkada,” imbuhnya.

Terkait syarat dukungan untuk maju pilkada Tulungagung, Chusainuddin mengakui PKB belum memilki syarat yang cukup sebagai partai pengusung. Pasalnya, PKB hanya memiliki 6 kursi di DPRD Tulungagung. Masih kurang 4 kursi sebagai syarat minimal untuk mengusung calon.

Karena itu dibutuhkan koalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat minimal 10 kursi untuk menjadi peserta pilkada.

“Tentunya PKB harus berkoalisi dengan partai lain untuk maju pilkada Tulungagung. Soal koalisi, saya serahkan kepada partai. Karena itu menjadi ranah partai, bukan kandidat calon kepala daerah,” ujarnya diplomatis.

Chusainuddin adalah calon ketujuh yang mendaftar sebagai calon kepala daerah di DPC PKB Tulungagung. Calon kondang lainnya adalah, Margiono (Ketua Umum PWI), Khoiruddin Abbas (Staf Khusus Menpora RI), dan Alfa Isnaeni (Kasatkornas Banser). Selain itu ada nama Sutrisno, Suparlan serta Agus Wahyudi. (*)

Tadzkirah

Kenaikan Beragama Seseorang Ditandai oleh Akhlaknya yang Baik – KH A Musthofa Bisri

-- Akhlak

Buku

Islam ala Amerika
Judul: Islam Amerika Penulis: Imam Feisal Abdul Rauf Penerbit: Bandung, Mizan Terbitan: Pertama, Desember 2013 Tebal: 351 halaman ISBN: 978-602-1210-01-7 Peresensi: M Kamil Akhyari ...

Pojok Santri

Dalam Proses
Oleh: Abdul Hady JM
Seseorang yang terlalu memikirkan akibat dari suatu keputusan atau tindakan, sampai kapan pun dia tidak akan menjadi pemberani. — Ali bin Abi Thalib ...