Daftar | Login
Rabu, 20 September 2017 - 17:55 wib
Pondok Pesantren Hidayatul Insan, Palangka Raya

Pesantren Pencetak Santri Tahfidz Quran

Achmad Jazuli - SantriNews.com
Pesantren Pencetak Santri Tahfidz QuranUstadz Khairul Atqia SHI (baju orange) didampingi santriwan dan santriwati yang ikut dalam kegiatan MTQ ke XXVIII tingkat Provinsi Kalteng dan yang akan mewakili Kalimantan di tingkat Nasional Oktober mendatang (santrinews.com/prokol)

Keberuntungan menyelimuti kelima santri dari Pondok Pesantren Hidayatul Insan Fii Ta’limiddin. Di mana mereka mendapat tiket umroh dari Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

—-
PONDOK Pesantren yang terletak di Jalan Sulawesi, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut itu merupakan tempat pencetak hafiz-hafiz muda berbakat. Terlihat pada even Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVIII tingkat Provinsi Kalteng beberapa waktu lalu.

Di mana hampir seluruh cabang baik tahfiz Quran, tilawah dan tafsir Quran pemenangnnya didominasi oleh santri dari ponpes Hidayatul Insan.

Keberhasilan itulah yang mengantarkan lima orang santri untuk berangkat ke tanah suci Mekkah guna menjalankan ibadah umroh. Di mana keberangkatan tersebut dijembatani oleh gubernur Kalteng.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren H Harmain Ibrohim memaparkan, generasi muda Islam harus dikembalikan kepada tuntunan hidupnya yakni alQuran. Makanya sedini mungkin harus sudah dididik untuk bisa membaca alQuran, menelaah dan mengerti makna alQuran.

Berkat perjuangan Harmain bersama dengan ustadz dan ustadzah yang mengabdi di sana, terlahirlah santir-santri yang hebat. Sehingga ketika digelarnya MTQ ke XXVIII tersebut, santriwan dan santriwati ponpes pimpinannya banyak memberikan kontribusi kepada masing-masing daerah tempat dia berasal.

Dijelaskannya, santri yang mondok di pesantren tersebut tidak hanya berasal dari Palangka Raya saja, melainkan dari kabupaten-kabupaten lain.

“Kebetulan yang mendapat hadiah umroh itu hanya lima santri yang berhasil menjadi juara satu. Baik untuk tilawah 5 juz, 10 juz hingga 20 juz. Merupakan perwakilan dari Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Barsel, Pulpis, Kapuas dan Kabupaten Gumas,” terangnya, Kamis, 23 Juni 2016.

Cabang yang paling banyak diikuti oleh santrinya sambung ustadz Harmain, adalah bidang tahfiz alQuran selain itu ada pula tilawah dan tafsir Quran. Sebab pusatnya hafiz Quran di Palangka Raya adalah di ponpes Hidayatul Insan Fii Ta’limiddin.

Bahkan baru-baru ini pun, santri tahfiznya berhasil mewakili Kalteng untuk melaju di tingkat nasional bidang yang sama yakni perlombaan tahfiz. Di rencanakan bulan Oktober melancong ke Jakarta.

“Dari 14 orang yang kami kirim, 10 di antaranya memperoleh juara dan mewakili Kalimantan untuk bersaing pada tingkat nasional di Jakarta,” imbuhnya.

Hafiz-hafiz berkualitas itu tidak terlepas dari bimbingan ustadz Khairul Atqia SHI. Di mana saban hari para santri dibina untuk dapat menghafal alQuran, di samping juga mepelajari ilmu pendidikkan lainnya.

Dirinya mengaku bahagia sekaligus bangga dengan diberangkatkannya umroh kelima orang santri yang ikut berkontribusi dalam MTQ tersebut. Inilah ujar ustadz Khairul, bukti dari didikkan para ustadz dan ustadzah selama santri-santri berada di ponpes Hidayatul Insan.

“Anak yang sudah mendapat prestasi diharap tetap mepertahankan prestasinya. Terpenting hapalan tetap selalu terjaga. Sebab ini juga menjadi contoh bagi kawan-kawan generasi muda. Di saat yang lain mendalami hal-hal lain, santri kami difokuskan untuk medalami alQuran,” ucapnya. (*)

Sumber: prokal.co

Tadzkirah

Kenaikan Beragama Seseorang Ditandai oleh Akhlaknya yang Baik – KH A Musthofa Bisri

-- Akhlak

Buku

Islam ala Amerika
Judul: Islam Amerika Penulis: Imam Feisal Abdul Rauf Penerbit: Bandung, Mizan Terbitan: Pertama, Desember 2013 Tebal: 351 halaman ISBN: 978-602-1210-01-7 Peresensi: M Kamil Akhyari ...

Pojok Santri

Dalam Proses
Oleh: Abdul Hady JM
Seseorang yang terlalu memikirkan akibat dari suatu keputusan atau tindakan, sampai kapan pun dia tidak akan menjadi pemberani. — Ali bin Abi Thalib ...