Daftar | Login
Kamis, 21 Maret 2019 - 07:34 wib

Berangsur Surut, Relawan LPBI NU Ponorogo Bersihkan Sisa Lumpur Banjir

M Khalqi - SantriNews.com
Berangsur Surut, Relawan LPBI NU Ponorogo Bersihkan Sisa Lumpur BanjirPara relawan LPBI NU Kabupaten Ponorogo berjibaku membersihkan lunour sisa banjir (santrinews.com/istimewa)

Ponorogo – Banjir akibat hujan deras sejak Selasa, 5 Maret 2019, yang melanda sejumlah kawasan Kabupaten Ponorogo menyebabkan ratusan rumah warga tergenang air. Kini telah berangsur surut.

“Saat ini banjir sudah mulai surut,” kata Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Ponorogo, Ahmad Subeki, Sabtu, 9 Maret 2019.

Baca juga: LPBI NU Bantu Masyarakat Terdampak Banjir di Kota Padang

Subeki mengatakan ada beberapa daerah terdampak banjir karena disebabkan jebolnya tanggul seperti di Desa Ngadisanan dan Maguwan Kecamatan Sambit, Tatung dan Sedarat di Kecamatan Balong, dan mengakibatkan beberapa tempat terjadi banjir dan beberapa sungai mengalami kenaikan debit air sehingga terjadi banjir menggenangi beberapa ruas jalan dan pemukiman warga.

Berdasarkan data yang dihimpun tim LPBI NU Ponorogo, ada 7 Kecamatan yang terdampak banjir. Mulai dari Kecamatan Siman, Sukorejo, Balong, Ponorogo, Slahung, Kauman, Mlarak. Warga yang berada di kawasan banjir sebagian diungsikan ke rumah saudara terdekat maupun ke balai desa setempat.

Baca juga: Fatayat NU Kendal Salurkan Bantuan Korban Banjir

Dari hasil pantauan tim LPBI NU Ponorogo, ratusan warga sudah mulai kembali dan mengemasi barang untuk dibawa ke rumah masing-masing. Namun, mereka belum bisa beraktivitas normal.

“Masak belum bisa karena masih terendam banjir dapurnya, pun juga banyak peralatan dapur rusak akibat banjir,” ujarnya.

Subeki menyampaikan bahwa proses evakuasi, dan mendirikan Pos NU Peduli yang dilakuakan oleh sejumlah relawan sudah dilakukan sejak banjir yang menggenangi permukiman warga.

“Saat ini relawan LPBINU Ponorogo juga sedang berupaya membersihkan jalan serta rumah yang tertutup lumpur akibat banjir,” ujarnya.

Baca juga: LPBI NU Fasilitasi Penyusunan Kontinjensi Banjir Jepara

“Untuk Pos NU Peduli akan tetap stand by hingga proses evakuasi selesai dan banjir surut, juga saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin mendonasikan bantuan, bisa melalui Pos NU Peduli tersebut,” sambungnya seraya mengakhiri. (khalqi/hay)

Tadzkirah

Kenaikan Beragama Seseorang Ditandai oleh Akhlaknya yang Baik – KH A Musthofa Bisri

-- Akhlak

Buku

Islam ala Amerika
Judul: Islam Amerika Penulis: Imam Feisal Abdul Rauf Penerbit: Bandung, Mizan Terbitan: Pertama, Desember 2013 Tebal: 351 halaman ISBN: 978-602-1210-01-7 Peresensi: M Kamil Akhyari ...