Daftar | Login
Senin, 20 Agustus 2018 - 10:00 wib

Jelang Ramadhan, Sucikan Hati dengan Ruqyah Aswaja

Rofii Maulana - SantriNews.com
Jelang Ramadhan, Sucikan Hati dengan Ruqyah AswajaSuasana Ruqyah Massal oleh Jaringan Ruqyah Aswaja (JRA) Cabang Surabaya, di Masjid Baitul Muttaqin Kedurus Dukuh, Karangpilang, Ahad 6 Mei 2018 (santrinews.com/rofii)

Surabaya – Jaringan Ruqyah Aswaja (JRA) Cabang Surabaya kembali mengadakan Ruqyah Massal (Ruqsal) untuk masyarakat di sekitar Kecamatan Karangpilang Surabaya dan sekitarnya.

Baca: Pesantren Kilat Ramadan Ini Ajarkan Kitab Kuning

Ruqsal yang berlangsung di Masjid Baitul Muttaqin Kedurus Dukuh, Karangpilan, Ahad 6 Mei 2018, itu disambut antusias warga sekitar.

“Acara Ruqsal ini digelar untuk kedua kalinya. Sebab masyarakat sudah mulai paham Ruqyah Aswaja yang sangat jauh berbeda dengan ruqyah ala wahabi di televisi selama ini,” kata Nur Chozin Pembina Remaja Masjid Baitul Muttaqin.

Baca juga: Filosofi Huruf ‘Shad’ Dalam Kata Al Shaum alias Puasa

Acara yang digelar sejak pagi ini diikuti lebih dari 300 masyarakat sekitar. Tidak hanya dari Surabaya, ada yang dari Mojokerto, Gresik dan Sidoarjo.

Sebelum melakukan ruqyah, Ustadz Mufrohul Walidein praktisi dan Ketua JRA Surabaya mengatakan Ruqyah ini bertujuan menyembuhkan segala penyakit dengan Al-Quran. Al-Qur’an adalah obat utama dan pertama.

“Sebelum datangnya Bulan Suci Ramadhan, alangkah baiknya jika hati kita dibersihkan dari segala godaan baik itu dari jin ataupun setan,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Ong ini.

Baca juga: Bulan Ramadhan, MUI Palu Terjunkan Puluhan Dai

Para peserta diberi pemahaman bahwa ruqyah ini bukan mendatangkan jin atau mengharap ada yang kesurupan, tapi ini murni pengobatan dengan Al-Quran.

“Mari kita niatkan dalam hati Istifa’ (Mengharap kesembuhan) dengan membaca Kalamullah,” lanjut Gus Ong sebelum memulai membaca ayat-ayat syifa’.

Diawali membaca surat Alfatihah, ayat kursi, surat mu’awwidzatain dan ayat-ayat penakluk jin. Di saat pembacaan ayat sebagian peserta mulai bereaksi, ada yang muntah hingga menjerit histeris dan juga beberapa ada yang sampai pingsan.

“Ketika di ruqyah tidak usah menunggu reaksi yang terpenting kesembuhan dan katakan alhamdulillah sebagai rasa syukur kita kepada Allah,” pesan Gus Ong. (rof/rus)

Tadzkirah

Kenaikan Beragama Seseorang Ditandai oleh Akhlaknya yang Baik – KH A Musthofa Bisri

-- Akhlak

Buku

Islam ala Amerika
Judul: Islam Amerika Penulis: Imam Feisal Abdul Rauf Penerbit: Bandung, Mizan Terbitan: Pertama, Desember 2013 Tebal: 351 halaman ISBN: 978-602-1210-01-7 Peresensi: M Kamil Akhyari ...